Universitas Bina Bangsa

TECHNOPRENEUR UNIVERSITY

Uniba Dorong Dosen Tingkatkan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Uniba Dorong Dosen Tingkatkan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

KABAR BANTEN - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Bina Bangsa (Uniba) menyosialisasikan panduan penelitian dan pengabdian bagi dosen, oleh Kementerian Riset Teknologi (Kemenristek) atau Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

"Sosialisasi tersebut, untuk mendorong dosen meningkatkan jumlah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dibiayai oleh Kemenristek/BRIN tahun anggaran 2021," ujar Kepala LP2M Abdul Rauf Chaerudin, dalam kegiatan web based seminar (webinar), dengan tema "Optimalisasi lolos pengajuan proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat" melalui virtual, Jumat 23 Oktober 2020.

Ia mengatakan, pihaknya ingin dosen Uniba terdorong untuk meningkatkan jumlah penelitian pengabdian kepada masyarakat yang dibiayai oleh Kemenristek/ BRIN.

Baca Lainnya :

"Kami memberikan arahan menyusun proposal penelitian dan pengabdian yang baik dan benar. Kemudian, mengoptimalkan, agar dosen dapat lolos proposal yang telah dibuat," ujarnya.

Rauf mengatakan, ada sejumlah kategori proposal, yakni kompetitif nasional, penelitian desentralisasi, dan katagori penelitian penugasan.

"Jadi ada kategori yang harus diperhatikan, yakni kompetitif nasional, penelitian desentralisasi, dan katagori penelitian penugasan," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Bidang Akademik Pascasarjana Untirta, Kartina dalam webinar tersebut memberikan gambaran penelitian proposal yang akan diajukan oleh dosen, melalui panduan penelitian yang dikeluarkan Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat.

"Kami memberikan gambaran kepada peserta melalui panduan penelitian yang dikeluarkan oleh Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat. Ada ketentuan umum yang harus diperhatikan peserta ketika ingin mengusulkan penelitian," ujarnya.***

Sumber : Rauf mengatakan, ada sejumlah kategori proposal, yakni kompetitif nasional, penelitian desentralisasi, dan katagori penelitian penugasan.

"Jadi ada kategori yang harus diperhatikan, yakni kompetitif nasional, penelitian desentralisasi, dan katagori penelitian penugasan," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Bidang Akademik Pascasarjana Untirta, Kartina dalam webinar tersebut memberikan gambaran penelitian proposal yang akan diajukan oleh dosen, melalui panduan penelitian yang dikeluarkan Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat.

"Kami memberikan gambaran kepada peserta melalui panduan penelitian yang dikeluarkan oleh Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat. Ada ketentuan umum yang harus diperhatikan peserta ketika ingin mengusulkan penelitian," ujarnya.***

Sumber : Kabar Banten