Back to homepage

Badan Penjaminan Mutu

PROFIL
BADAN PENJAMINAN MUTU (BPM)
STIE BINA BANGSA

Nama 
Singkatan 

Informasi Umum

Alamat  
Kelurahan        
Kecamatan                
Kota/Kabupaten 
Provinsi                     
Kode POS                  
No. Telp 
Fax.

E-mail 
Website  
Contact Person

Badan Penjaminan Mutu
BPM

 

Jl. Raya Serang-Jakarta Km.03 No.1B (Pakupatan).
Penancangan.
Cipocok Jaya.
Serang.
Banten
42124
0254-220158
0254-220157.

Bpmunibabanten@gmail.com
http://www.binabangsa.ac.id
0877-7457-7505 / 0821-2444-6641.


I.            
PENDAHULUAN

Paradigma manajemen pendidikan tinggi menekankan pentingnya otonomi institusi yang berlandaskan pada akuntabilitas, evaluasi, dan akreditasi dan  bermuara pada tujuan akhir peningkatan kualitas secara berkelanjutan. Di pihak lain, kecenderungan globalisasi, kebutuhan masyarakat dan tuntutan persaingan yang semakin ketat menuntut komitmen yang tinggi pada penyelenggaraan pendidikan yang bermutu. Pemahaman tersebut menegaskan perlunya STIE Bina Bangsa melaksanakan suatu manajemen mutu terpadu, termasuk di dalamnya Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan untuk menjamin agar mutu pendidikan di STIE Bina Bangsa dapat dipertahankan dan ditingkatkan sesuai dengan yang direncanakan/dijanjikan.
Di antara banyak definisi tentang mutu, untuk keperluan pengembangan sistem jaminan mutu dipakai pengertian menurut kriteria  dari Crosby (1979) dan Salis (1993), bahwa mutu pendidikan tinggi adalah pencapaian tujuan pendidikan dan kompetensi lulusan yang telah ditetapkan oleh institusi pendidikan tinggi di dalam rencana strategisnya, atau kesesuaian dengan standar yang telah ditentukan.
Penjaminan mutu : adalah seluruh aktivitas dalam berbagai bagian dari sistem untuk memastikan bahwa mutu produk atau layanan yang dihasilkan selalu konsisten sesuai dengan yang direncanakan/dijanjikan. Dalam Penjaminan mutu terkandung proses penetapan dan pemenuhan standar mutu pengelolaan pendidikan secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga seluruh stakeholders memperoleh kepuasan.
Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan STIE Bina Bangsa : adalah suatu sistem yang dikembangkan dan diimplementasikan di STIE Bina Bangsa untuk menjamin agar mutu pendidikan dapat dipertahankan dan ditingkatkan sesuai dengan yang direncanakan/dijanjikan.

II.          SEJARAH BERDIRINYA BPM

Badan Penjaminan Mutu (BPM), merupakan suatu wadah yang berada dilingkungan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bina Bangsa yang memiliki peran dan aktivitas dalam berbagai bagian dari system untuk memastikan bahwa mutu suatu produk atau layanan yang dihasilkan selalu konsisten dan sesuai dengan apa yang telah direncanakan sebelumnya. Badan Penjaminan Mutu (BPM) memiliki peran labih utama sesuai dengan kebutuhan Perguruan Tinggi dalam memenuhi program baik jangka pendek, maupun jangka panjang.
Sejarah berdirinya Badan Penjaminan Mutu (BPM) dimulai dari dibentuknya Pusat Pengembangan dan Pengkajian Sistem Jaminan Mutu dibawah Lembaga Pengembangan Pendidikan STIE Bina Bangsa dengan diketuai oleh bapak Miftahudin Sy. Untuk lebih mengefektifkan dan meningkatkan program penjaminan mutu di STIE Bina Bangsa, pada tahun 2014 dilakukan pergantian ketua BPM dan Pusat Pengembangan dan Pengkajian Sistem Jaminan Mutu yang sebelumnya dibawah Lembaga Pengembangan Pendidikan dirubah menjadi Badan Penjaminan Mutu (BPM) yang independen dengan SK Ketua STIE Bina Bangsa Nomor: 008/STIE-BB/KPG/I/2014 pada tanggal 02 Januari 2014, dengan Struktur Organisasi BPM berada langsung dibawah Ketua STIE Bina Bangsa dan terdiri dari Ketua BPM, Pusat Pengendalian Data dan Dokumen (PDD), Pusat Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT), dan Pusat Monitoring Evaluasi - Audit Internal Mutu Akademik (MONEV)-(AIMA) yang tergabung dalam Tim Asistensi Akreditasi dan Tim Sistem Mutu.
Peralihan sebagai Ketua Badan Penjaminan Mutu (BPM) pun terjadi lantaran mengingat masih banyaknya dokumen serta pekerjaan yang harus segera diselesaikan untuk memenuhi semua kebutuhan persiapan akreditasi baik akreditasi institusi maupun akreditasi prodi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bina Bangsa. Setelah berdirinya Badan Penjaminan Mutu (BPM) yang baru, semua aktivitas mulai tersusun dengan rapih sesuai prosedur, dari mulai pembagian tugas bekerja (job description), pelaporan PDPT, Monitoring dan Evaluasi (Monev), serta semua aspek yang mendukung mutu pendidikan dilingkungan STIE Bina Bangsa.

III.       VISI BPM

Menjadi unit utama yang inovatif bagi peningkatan mutu secara berkelanjutan pada penyelenggaraan Tri Darma Perguruan Tinggi di STIE Bina Bangsa.

IV.        MISI BPM

  1. Menjadikan mutu sebagai lembaga yang berperan dalam bidang perencanaan, pengembangan, serta mempertahankan nilai dan kualitas pendidikan STIE Bina Bangsa.
  2. Menjadikan mutu sebagai jiwa seluruh akademika dalam menjalankan fungsi terbaiknya dibidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat serta layanan administrasi akademik.
  3. Mendorong STIE Bina Bangsa menjadi perguruan tinggi yang bermutu dan berskala internasional.

 V.           TUJUAN BPM

Badan Penjaminan Mutu STIE Bina Bangsa bertujuan untuk :

  1. Membantu pencapaian visi dan misi STIE Bina Bangsa melalui penjaminan mutu program dan pelayanan pendidikan.
  2. Menetapkan peran seluruh komponen dalam penjaminan mutu pendidikan.
  3. Memfasilitasi dan mengoordinasikan perbaikan mutu berkelanjutan di STIE Bina Bangsa.
  4. Menjamin konsistensi dan efektifitas penjaminan mutu pendidikan.

 VI.        PROGRAM KERJA BPM

Tercapainya visi dan misi suatu organisasi tentu tidak lepas dari pada adanya beberapa program yang sebelumnya telah disusun dan dipersiapkan. Adapun beberapa program kerja Badan Penjaminan Mutu (BPM) yang direncanakan ialah sebagai berikut:

  1. Mengoordinasikan dan mengarahkan pengembangan Sistem Penjaminan Mutu dilingkung Institusi.
  2. Menetapkan kebijakan mutu pendidikan Institusi.
  3. Mengarahkan dan memonitoring pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu.
  4. Melakukan review kinerja dalam aspek pendidikan.
  5. Mengarahkan tindakan perbaikan System Penjaminan Mutu.
  6. Menetapakn sasaran mutu pendidikan.
  7. Merumuskan dan melaksanakan aktivitas untuk perbaikan mutu pendidikan.

 VII.     TARGET DAN SASARAN BPM

Badan Penjaminan Mutu (BPM) STIE Bina Bangsa dikembangkan dan dilaksanakan secara bertahap, dari hal-hal yang selama ini sudah dilaksanakan, namun belum  terealisasi dan tersistem, dan hal-hal yang merupakan proses kunci dalam penyelenggaraan pendidikan. Sehingga semua pelaksanaan yang dilakukan mengacu pada sebuah target ketercapaian secara maksimal.

Prosedur untuk pencapaian target dan sasaran mutu dituangkan dalam bentuk Standar Operating Procedure (SOP) untuk seluruh kegiatan kunci pada proses pendidikan. SOP tersebut disusun dengan mengacu pada kebijakan mutu, tujuan dan sasaran mutu serta standar mutu  pendidikan. Pencapaian target dan sasaran ditetapkan indikator kinerja program pendidikan yang dikelompokan menurut kategori input – process – output – outcome - impact seperti disajikan pada tabel berikut:

Kategori

Indikator

Cara Perhitungan

Input

Persentase mahasiswa dengan NEM > 49

Mahasiswa baru 5 tahun terakhir

Rata-rata NEM mahasiswa baru

Mahasiswa baru 5 tahun terakhir

Tingkat kompetisi mahasiswa baru

Mahasiswa baru  tahun terakhir

Asal geografis mahasiswa

Mahasiswa baru  tahun terakhir

Rasio Dosen - Mahasiswa

5 tahun terakhir

Persentase Dosen berpendidikan S3

5 tahun terakhir

Rasio kecukupan alat bantu pembelajaran

5 tahun terakhir

Rasio kecukupan koleksi buku teks < 5 tahun di perpustakaan

5 tahun terakhir

Process

Rata-rata IPK semester berjalan

Mahasiswa semester berjalan

Rata-rata lama penyelesaian studi

Lulusan 5 tahun terakhir

Rata-rata waktu penyelesaian tugas akhir

Lulusan 5 tahun terakhir

Persentase Dosen dengan rataan hasil angket > 3

Setiap semester,

rata-rata hasil kuestioner

Tingkat kehadiran mahasiswa

Absensi satu semester

Tingkat kehadiran staf pengajar

Absensi satu semester

Ketepatan rencana dan pelaksanaan perkuliahan / praktikum

Kecocokan pelaksanaan dengan rencana kuliah/praktikum

Ketepatan jadwal pemeriksaan ujian dan pemasukan nilai

Waktu pemasukan nilai

Output

Jumlah lulusan per tahun

 

Rata-rata IPK lulusan

Lulusan 5 tahun terakhir

Outcome

Persentase lulusan yang memperoleh pekerjaan pertama dalam waktu 3 bulan setelah lulus

Lulusan 5 tahun terakhir

Rata-rata waktu tunggu kerja lulusan

Lulusan 5 tahun terakhir

Status akreditasi PS/Departemen

Review 5 tahun sekali

Impact

Jumlah kegiatan in-campus recruitment

Trend 5 tahun  terakhir

Jumlah in-campus recruitment (orang) 

Trend 5 tahun  terakhir

Keluhan (complaint) pengguna lulusan

Trend 5 tahun  terakhir

 

VIII.  STRUKTUR KEPENGURUSAN BPM

No

Nama

Jabatan

Photo

1

Dr. Ade Sumiardi

 

Ketua Badan Penjaminan Mutu (BPM)

 

2

Mohamad Husni, SE

Kapus. Pengendalian Data dan Dokumen (PDD).

3

Anton Nasrullah, M.Pd

Kapus. Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT)

4

Janim Syukra, S. Pd

Kapus. Monitoring dan Evaluasi (Monev) & Audit Internal Mutu Akademik (AIMA)

 1.        Tugas Ketua BPM.

Ketua Badan Penjaminan Mutu (BPM) mempunyai tugas yaitu:
1)     Merencanakan dan mempersiapkan Sistem Penjaminan Mutu STIE Bina Bangsa.
2)     Merencanakan dan menyiapkan perencanaan, pelaksanaan, monitoring, evaluasi, dan tindakan
        perbaikan/peningkatan kualitas penjaminan mutu STIE Bina Bangsa.
3)     Membuat instrumen dalam rangka perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi penjaminan mutu Membuat
        instrumen dalam rangka perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi penjaminan mutu.
4)     Mengkoordinasikan pelaksanaan penjaminan mutu STIE Bina Bangsa.
5)     Mengkoordinasikan perencanaan, pelaksanaan, monitoring, evaluasi, dan tindakan perbaikan/peningkatan kualitas
        kegiatan akreditasi di STIE Bina Bangsa.
6)     Merencanakan, melaksanakan, memonitoring dan evaluasi kerja-sama dengan Pihak Internal maupun Eksternal
        dalam rangka peningkatan mutu STIE Bina Bangsa.
7)     Melaporkan kepada Ketua STIE Bina Bangsa semua kegiatan perencanaan, pelaksanaan monitoring dan
        evaluasi penjaminan mutu di STIE Bina Bangsa.

2.        Tugas Kapus. Pengendalian Data dan Dokumen.

1)     Menyusun, mendesain, dan mengembangkan system database pusat data dan dokumen dalam rangka Sistem
        Penjaminan Mutu Internal.
2)     Meningkatkan kualitas system tata kelola data dan dokumen yang valid dan variable.
3)     Meningkatkan pelayanan dan penyajian data dan dokumen serta informasi dilingkungan STIE Bina Bangsa
4)     Menghimpun, menelaan dan menginformasikan data/informasi dari peraturan perundang-undangan dan atau
        terkait dengan bidang penjaminan mutu.
5)     Mengendalikan dokumen-dokumen jaminan mutu yang telah dibuat dan mengendalikan data-data yang berkaitan
        dengan system mutu yang telah dihasilkan.
6)     Melakukan pengukuran dan analisa kepuasan stakeholders.


3.        Tugas Kapus Pangkalan Data Perguruan Tingi (PDPT)

1)     Membantu ketua BPM dalam pendataan, pemberkasan dan perubahan data dosen tetap, dosen tidak tetap dan
        tenaga kependidikan.
2)     Membantu ketua BPM dalam perawatan data master dosen dan data master mahasiswa.
3)     Membantu ketua BPM dalam pendataan dan pemberkasan data jurusan/program studi terkait laporan semesteran
        dan akreditasi.
4)     Membantu ketua BPM dalam pengajuan dan upload terkait NUPN, NIDN, perubahan NUPN ke NIDN, pindah home
        base antar perguruan tinggi maupun antar jurusan/program studi, profil yayasan dan profil perguruan tinggi.

4.        Tugas Kapus. MONEV – AIMA.

1)     Menyusun, mendesain, dan mengembangkan system MONEV-AIMA dalam rangka system penjaminan mutu
        internal.
2)     Menyusun draf pedoman standar, instrument, dan kualifikasi tim auditor AIMA STIE Bina Bangsa.
3)     Meningkatkan kualitas system akademik STIE Bina Bangsa melalui MONEV-AIMA SPMI.
4)     Meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan AIMA dilingkungan STIE Bina Bangsa.
5)     Melakukan MONEV implementasi upaya pencapaian rencana mutu yang telah ditetapkan pada setiap unit dasar.
6)     Melaksanakan assessment kegiatan pengembangan akademik diunit-unit kerja STIE Bina Bangsa.
7)     Melakukan analisis kebutuhan pelatihan.
8)     Melakukan audit, assessment dan Monev akademik meliputi:

  1. Monitoring rekruitmen mahasiswa baru;
  2. Monitoring penelitian dosen, peningkatan karir dosen dan karyawan;
  3. Monitoring skreditasi jurusan/program studi;
  4. Monitoring proses belajar mengajar;
  5. Monitoring kurikulum;

9)     Malakukan audit, assessment, evaluasi, dan monitoring kemahasiswaan.

IX.     PENUTUP

Kesepakatan dan komitmen seluruh komponen terkait dalam proses penyelenggaraan pendidikan di STIE Bina Bangsa menjadi prasyarat mutlak bagi terselenggaranya Sistem Jaminan Mutu Pendidikan di STIE Bina Bangsa. Untuk itu diskusi yang intensif menuju tercapainya kesepakatan dan komitmen tersebut sangat diharapkan.