Kembangan Potensi Salak di Desa

By 07 Apr 2017, 21:14:17 WIBKegiatan Kampus

Kembangan Potensi Salak di Desa

Kembangan Potensi Salak di Desa, Kelompok 20 Menjadi Juara Utama
STIE Bina Bangsa Banten tak pantang menyerah untuk mewujudkan Visinya sebagai kampus Entrepreneur. Dengan menekankan program-program wirausaha disetiap kegiatan mahasiswa contohnya, salah satu diantaranya adalah membangun “Jiwa Wirausaha” dengan menggelar kegiatan Bazar KKM didalam Bina Bangsa Fair (BBF) yang diadakan LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat) dibantu dengan pihak Kemahasiswaan pada ...25-26 Maret 2017 sebagai puncak acara KKM (Kuliah Kerja Mahasiswa).
Konsep acara pada kegiatan tersebut adalah kompetisi stand bazar yang diikuti oleh 36 kelompok mahasiswa KKM 2017. Meski kegiatan dilaksanakan hanya 2 (dua) hari, ini tidak menyurutkan semangat mahasiswa untuk mempromosikan produk-produk UMKM yang sudah ditemukan dan dikembangkan di daerah masing-masing kelompok dalam mengabdi di masyarakat.
Ketua STIE Bina Bangsa Banten, Dr. H. Furtasan Ali Yusuf SE., S.kom., MM dalam acara penutupan Bina Bangsa Fair 2017 ini mengatakan bahwa acara BBF dimana didalamnya terdapat kegiatan bertujuan untuk memicu agar mahasiswa tergerak jiwanya untuk menjadi wirausah guna mendorong ekonomi kerakyatan menjadi lebih baik.
Dengan kriteria penilaian kompetensi seperti produk terunik dan inovatif, dan stand bazar terbaik. Keluarlah kelompok 20 sebagai Pemenang juara I. Dengan bimbingan ibu Leni Triana, SE., MM, kelompok 20 mampu mengembangkan potensi salak yang ada di Desa Sambilawang, Waringin Kurung menjadi suatu produk yang layak untuk dipasarkan seperti kue dan selai salak.
Bagus Untung Prasetyo, ketua kelompok KKM 20 mengatakan berkat kerjasama kelompok yang baik, mereka dapat menjadi pemenang dua kategori sekaligus.
“Alhamdulillah berkat kerjasama teman-teman kelompok, kami bisa memenangkan 2 (dua) kategori sekaligus. Kategori presentasi hasil KKM di kampus dan kecamatan, dan kategori bazar KKM” ujarnya (26/3).
“Dengan mengembangkan potensi salak yang akan kami angkat ke pasar lokal, harapan kelompokl 20 sendiri semoga nantinya mendapatkan modal dari kampus, sehingga kita bisa mengembangkan kembali potensi yang ada didesa lebih baik lagi.” Imbuhnya. (ext-MahaDit)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Statistik User


    1663687

    Pengunjung hari ini : 473
    Total pengunjung : 183818
    Hits hari ini : 5062
    Total Hits : 1663687
    Pengunjung Online : 6